Tragedi Tabrakan Kereta Bekasi Timur.

Kisah Tragedi || Jejakkabar.web.id


Terjadi pada Senin, 27 April 2026, Sekitar pukul 20.52 wib di Emplasemen Setasiun Bekasih Timur, KM 28+920.






Melibatkan KRL Commuter Line relasi Kampung Bandan–Cikarang dan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi .

 

Kronologi






1. Berawal dari taksi listrik mogok dan terjepit di jalur perlintasan dekat Bulak Kapal, mengganggu sistem sinyal dan membuat KRL berhenti di jalur 1.


2. Dari arah belakang datang KA Argo Bromo Anggrek dan tidak dapat mengerem tepat waktu, lalu menabrak bagian belakang rangkaian KRL .


3. Lokomotif menembus gerbong terakhir, yaitu gerbong khusus penumpang wanita, yang mengalami kerusakan paling parah .

 

Data Korban

 

16 orang meninggal dunia, seluruhnya berjenis kelamin perempuan.


91 orang luka-luka dan dirawat di sejumlah rumah sakit wilayah Bekasi dan Jakarta .


Seluruh 240 penumpang Argo Bromo Anggrek selamat tanpa korban jiwa .

 

Penyebab & Tindak Lanjut

 

Penyelidikan KNKT menyoroti masalah sistem persinyalan serta pengaturan jarak aman antar kereta pada jalur ganda yang digunakan bersama kereta komuter dan antarkota. Pemerintah meninjau ulang desain gerbong khusus wanita dan memberikan santunan serta pemulihan psikologis bagi keluarga korban .

 

Editor

(Raden Oji M,. C. BJ)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama