Kisah Seorang Pelacur || Jejakkabar.web.id
Diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda: "Ada seorang wanita pelacur dari kalangan Bani Israil yang berjalan melewati sebuah sumur.
Di dekatnya ada seekor anjing yang menjulurkan lidah, kelelahan dan hampir mati karena kehausan. Wanita itu lalu melepas sepatu kulitnya, mengikatkannya dengan selendang kepalanya, menurunkan ke dalam sumur untuk mengambil air, lalu memberikannya kepada anjing tersebut.
Karena kebaikan itu, Allah mengampuni seluruh dosa-dosanya" (HR. Al-Bukhari dan Muslim).
Wanita ini dikenal hidup dalam dosa besar dan menjauhi perintah Allah.
Namun, hatinya masih menyisakan rasa iba dan kasih sayang terhadap makhluk lain.
Tindakan kecil namun tulus itu menjadi jalan rahmat baginya, karena Allah melihat ketulusan niatnya.
Perbuatan baik itu menjadi tanda ia layak diampuni, dan ia pun bertaubat dengan sepenuh hati, kembali mengabdi kepada Allah.
Hikmah utama dari kisah ini:
1. Luasnya rahmat Allah: Tidak ada dosa yang terlalu besar untuk diampuni, selama seseorang mau bertobat dan berusaha berbuat kebaikan.
2. Nilai kasih sayang: Berbuat baik kepada makhluk hidup apa pun, termasuk hewan, bernilai besar di sisi Allah.
3. Tobat diterima kapan saja: Selama nyawa masih dikandung badan, pintu ampunan selalu terbuka.
Allah berfirman dalam QS Az-Zumar: 53, "Katakanlah: 'Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya.
Sesungguhnya Dia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang'."
Editor
(Raden Oji M,. C. BJ)



Posting Komentar