PARUNG PANJANG, BOGOR - Jejakkabar.web.id– Yayasan Istana Yatim Baitul Quro yang beralamat di Jln Raya Salimah, Kampung Salimah, RT.001/01, Desa Gintung Cilejet, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, merayakan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang jatuh pada Kamis, 28 Mei 2026, dengan penuh suka cita dan kepedulian sosial.
Di bawah pimpinan pengasuh yayasan, Ibu Susi Aya Damayanti dan Bapak Yayat Supriyatna, di dampingi oleh Bapak Penasehat Sunarya.
kegiatan ini berlangsung meriah namun tetap khidmat.
Sejak pagi, puluhan pengurus, relawan, dan donatur berkumpul untuk mempersiapkan segala keperluan, mulai dari penyembelihan hewan kurban hingga pembungkusan daging agar siap disalurkan ke tangan yang berhak.
“Idul Adha adalah momen pengorbanan dan berbagi.
Bagi kami di Istana Yatim, hari ini adalah hari istimewa, di mana kami bisa membuat senyum anak-anak yatim dan warga yang kurang mampu berseri-seri.
Kurban bukan hanya ibadah, tapi wujud cinta kasih kami kepada sesama, terutama mereka yang membutuhkan,” ujar Ibu Susi Aya Damayanti dalam sambutannya.
Tahun ini, yayasan menyalurkan daging kurban dari beberapa ekor sapi dan kambing yang berasal dari sumbangan para donatur dan dermawan.
Sebagian besar dibagikan kepada lebih dari 200 anak asuh yayasan, serta warga di 14 desa se-Kecamatan Parung Panjang, termasuk para guru agama, tokoh masyarakat, dan keluarga prasejahtera.
Warga setempat menyambut baik kegiatan ini.
Salah satu warga mengaku sangat terbantu dan berterima kasih karena bisa merasakan daging kurban yang tidak selalu didapatkan setiap hari.
“Alhamdulillah, terima kasih kepada Yayasan Istana Yatim dan semua donatur.
Ini sangat berarti bagi kami dan anak-anak,” ungkapnya.
Selain pembagian daging, acara juga diisi dengan tausiyah yang mengingatkan makna sejati Idul Adha : ketakwaan, pengorbanan, dan kepedulian.
Yayasan ini berharap tradisi mulia ini terus berlanjut dan semakin banyak pihak yang peduli terhadap nasib anak-anak yatim dan dhuafa di wilayah Bogor.
Istana Yatim Baitul Quro sendiri dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial, pendidikan, dan bantuan kemanusiaan.
Sebelumnya, yayasan ini juga pernah mendapatkan apresiasi dari pemerintah daerah atas dedikasinya dalam membina anak-anak yatim dan berkontribusi bagi kemajuan masyarakat.
Perayaan Idul Adha 1447 H ini ditutup dengan doa bersama dan harapan agar kebaikan yang dilakukan menjadi amal jariyah, serta mempererat tali persaudaraan antarwarga di Parung Panjang dan sekitarnya.
Sumber : Bapak Sunarya Penasehat yayasan Yatim Baitul Quro
Penulis
(Raden Oji M,. C. BJ)






Posting Komentar