Cerita Simanis Jembatan Ancol Salah Satu Legenda Urban Paling Terkenal di Jakarta

Jakarta || Jejakkabar. web. Id



Legenda Simanis Jembatan Ancol yang berlokasi di kawasan Ancol, Jakarta Utara. Kisah ini telah turun-temurun diceritakan dari generasi ke generasi.

 

Asal Usul Cerita

 


Pada tahun 1970-an, hidup seorang gadis muda bernama Sari. 


Ia dikenal dengan wajahnya yang cantik dan sikapnya yang ramah, sehingga orang-orang sekitar sering memanggilnya 

"Si Manis". 


Sari menjalin hubungan asmara dengan seorang pemuda bernama Indra. Hubungan mereka berjalan baik hingga akhirnya Indra diterima bekerja di luar kota. 


Sebelum berpisah, mereka berjanji untuk tetap setia dan akan menikah saat Indra kembali.

 

Namun, seiring berjalannya waktu, Indra jarang memberikan kabar. 


Sari yang setia terus menunggu dan berharap kekasihnya kembali. Sayangnya, kabar yang diterima Sari justru sangat menyakitkan. 


Ia mendengar bahwa Indra telah menjalin hubungan baru dan akan menikah dengan wanita lain di tempatnya bekerja. Patah hati dan merasa dikhianati, Sari merasa dunianya runtuh. 


Ia juga sempat dipermalukan oleh lingkungan sekitar karena dianggap menunggu hal yang sia-sia.

 

Suatu sore yang hujan, Sari pergi ke Jembatan Ancol sendirian. 


Dalam kesedihan yang mendalam, ia menangis dan mengenang janji yang pernah diucapkan Indra. Karena tidak sanggup menahan rasa sakit hati, Sari akhirnya melompat dari jembatan ke perairan Teluk Jakarta yang berarus deras dan meninggal dunia.

 

Legenda yang Tercipta

 

Sejak kejadian itu, banyak orang yang melewati Jembatan Ancol pada malam hari melaporkan melihat sosok wanita muda yang cantik berpakaian putih basah kuyup. Sosok itu sering menampakkan diri di pinggir jembatan atau di tengah jalan. 


Konon, sosok Sari masih menunggu kepulangan kekasihnya yang tidak pernah kembali menepati janji.

 

Beberapa versi cerita juga menyebutkan bahwa jika ada pengendara yang berhenti sendirian di jembatan tersebut, sosok itu akan mendekat dan bertanya mengenai keberadaan Indra. 


Hingga kini, kisah ini masih menjadi bagian dari budaya lisan Jakarta dan menjadi salah satu daya tarik misterius kawasan Ancol.

 

Editor

(Raden Oji M,. C. BJ)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama