BOGOR, - Jejakkabar.web.id— Aliansi Laskar Mahasiswa Bogor Beriman (ALMBB) kembali menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Bupati Bogor pada Jumat, 11 September 2026. Aksi ini merupakan kelanjutan dari protes yang sebelumnya digelar di kawasan Ruko Plaza Amsterdam, Sentul, pada Senin, 7 September 2026,
Menuntut Pemerintah Kabupaten Bogor untuk tidak menutup mata terhadap maraknya dugaan praktik pijat plus-plus, karaoke ilegal, serta peredaran minuman keras di wilayah tersebut, 11 September 2026.
Sekitar 50 massa aksi hadir dengan membawa temuan bahwa terdapat sekitar 25 lokasi di Ruko Plaza Amsterdam, Ruko Niaga 1, dan Ruko Niaga 2 yang diduga berkaitan dengan aktivitas melanggar norma dan aturan tersebut.
ALMBB menilai persoalan ini tidak boleh dianggap sepele karena langsung menyangkut ketertiban masyarakat dan penegakan peraturan daerah.
Sekda Tak Hadir, Kasatpol PP Berdialog dengan Massa
Massa sempat menunggu sekitar satu jam setelah mendapat informasi bahwa Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor akan menemui mereka. Namun, Sekda tidak kunjung hadir.
Menjelang pukul 18.00 WIB, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Bogor akhirnya datang untuk membuka dialog dengan para demonstran.
Dalam pertemuan tersebut, perwakilan ALMBB, Hanif Abdullah, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bogor tidak boleh membiarkan persoalan ini terus berkembang.
“Kami meminta Pemerintah Kabupaten Bogor jangan tutup mata. Kabupaten Bogor punya motto Tegar Beriman. Jangan sampai ada ruang bagi praktik prostitusi dan peredaran minuman keras yang dapat merusak masyarakat.”
Hanif juga menekankan bahwa masalah serupa tidak hanya terjadi di Sentul. Pemerintah diminta turut mengawasi wilayah Cibinong, Sukaraja, dan kawasan lainnya, termasuk yang berada dekat dengan pusat pemerintahan Kabupaten Bogor.
“Kami tidak hanya bicara Sentul. Persoalan serupa harus menjadi perhatian pemerintah di Cibinong, Sukaraja dan wilayah lainnya. Jangan sampai tempat seperti ini justru tumbuh tidak jauh dari pusat pemerintahan Kabupaten Bogor.”
Tuntut Tindakan Nyata, Bukan Janji
Perwakilan lainnya, Faiz, meminta Pem
(*/Red)

Posting Komentar