Istana Gebang Atau Dikenal Juga Sebagai Istana Blitar Masa Remaja Presiden RI Ir Sueksrno



Blitar Jawa Timur|| Jejakabar.web.id - kediaman masa remaja Presiden RI Ir. Soekarno, Presiden pertama Republik Indonesia, yang kini menjadi situs sejarah dan museum di Kota Blitar, Jawa Timur.

 

Sejarah Singkat

 


1. Pembangunan & Kepemilikan Awal: Dibangun pada tahun 1884 bersamaan dengan pembangunan Stasiun Kereta Api Blitar, dengan gaya arsitektur kolonial Belanda. Awalnya milik F.H. Portier, seorang pegawai jawatan perkeretaapian Belanda.




2. Masa Tinggal Keluarga Soekarno: Pada tahun 1917, Raden Soekemi Sosrodihardjo, ayah Soekarno, dipindah tugas ke Blitar sebagai guru di Normal Jongens School (sekarang SMAN 1 Blitar). 


Keluarga kemudian membeli rumah ini dan menempatinya hingga 1919, saat Soekarno berusia 16–18 tahun. Di sini ia menghabiskan masa remaja sebelum melanjutkan pendidikan ke Surabaya dan Bandung.


3. Peran Sejarah: Selain tempat tinggal, bangunan ini menjadi tempat diskusi tokoh pemuda dan bangsawan, di mana benih-benih pemikiran perjuangan kemerdekaan mulai dirumuskan. Pada masa pendudukan Jepang, area back rumah pernah dipakai rapat anggota PETA.


4. Peralihan Fungsi: Setelah meninggalnya keluarga pemilik, gedung ini tetap terawat. 


Tahun 2010–2012, pemerintah Kota Blitar membelinya dan meresmikannya sebagai cagar budaya serta museum. 


Pemugaran dilakukan tahun 1998 dan 2012 tanpa mengubah bentuk asli bangunan.

 

Arsitektur & Koleksi

 

Luas lahan sekitar 1,7 hektare, terdiri dari bangunan utama, paviliun, dapur belakang, kandang kuda lama, dan balai seni.


Koleksi meliputi kamar tidur asli Soekarno, meja kerja, mesin ketik, foto pribadi, kendaraan Mercedes-Benz 190 milik Presiden, serta perabotan keluarga yang masih utuh terawat.

 

Lokasi

 

Berada di Jalan Sultan Agung No. 59, Kelurahan Sananwetan, sekitar 2 km dari Makam Bung Karno Blitar.

 

Editor

(Raden Oji M,. C. BJ)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama