Ibadah Haji : Cukup Sekali, Berkahnya Abadi

 ejak Kabar-web-id



Haji adalah panggilan suci yang wajib dilaksanakan satu kali seumur hidup bagi yang mampu. Ketika kewajiban itu sudah terpenuhi, rezeki berlebih yang ada sebaiknya tidak digunakan untuk berulang kali semata demi pujian atau kemegahan semata. 



Jauh lebih mulia dan bernilai pahala, jika harta tersebut disisihkan dan disedekahkan kepada mereka yang membutuhkan: kaum dhuafa, orang miskin, dan anak yatim. 



Membantu sesama manusia adalah ibadah yang paling indah, yang menjadikan langkah kita di dunia dan akhirat kelak menjadi lebih terang dan diberkahi Allah SWT."

 

Pilihan 2:

 

"Sedekah Lebih Utama Daripada Gaya Ibadah"

 

Banyak orang berlomba-lomba pergi ke Tanah Suci berkali-kali hanya agar dipuji dan dianggap alim oleh orang lain. Padahal, hakikat ibadah itu ikhlas, bukan pamer. 


Ingatlah, uang yang dikeluarkan untuk pergi berulang kali, jika dibagikan kepada orang miskin dan yatim, manfaatnya akan terasa langsung dan pahalanya terus mengalir. 


Cukup sekali berangkat haji untuk menunaikan kewajiban, sisanya gunakan untuk berbuat kebaikan di tanah air. Itulah haji yang sesungguhnya, yang membawa berkah bagi diri sendiri dan sesama."

 

Pilihan 3:

 

"Harta Amanah, Kebaikan Adalah Tujuan"

 

Jangan sampai ibadah haji yang suci ternoda oleh niat ingin dipuji manusia. 


Cukup sekali saja untuk menunaikan kewajiban kepada Allah. 


Jika masih ada sisa rezeki, bagikanlah kepada mereka yang belum makan, mereka yang tidak punya orang tua, dan mereka yang hidupnya serba kekurangan. 


Membagikan rezeki kepada sesama adalah amal jariyah yang nilainya jauh lebih besar, dan insya Allah akan menyempurnakan keberkahan haji kita di dunia maupun akhirat."

 

EDITOR : Raden Oji M,. C. BJ

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama