Kab. Bogor || Jejakkabar.web.id - Goa Gudawang merupakan kompleks gua alami terbentuk dari batuan kapur selama jutaan tahun, masuk dalam kawasan Geopark Pongkor dan dikelola resmi sejak tahun 1991.
Goa Gudawang Terletak di Kampung Cipining, Desa Argapura, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor,
Ada tiga versi cerita yang berkembang di masyarakat setempat:
1. Berasal dari kata Kuda Lawang, berarti ekor kuda yang dikepang, merujuk pada bentuk batuan di dalam gua yang menyerupai anyaman rambut ekor panjang.
2. Dari bahasa Sunda, Gugudawangan berarti lorong atau jalan bawah tanah.
3. Versi lain menyebut Gudang Uang,
konon dulunya tempat ini digunakan untuk menyimpan harta benda berharga pada masa lalu.
Legenda dan Kisah Mistis
Konon pada masa Kerajaan Sunda, kawasan ini menjadi tempat bertapa para pendekar dan tokoh agama untuk mencari ketenangan dan ilmu kanuragan. Diceritakan pula bahwa kawasan ini dijaga oleh harimau gaib yang berwujud pelindung, itulah sebabnya pintu masuk utama gua dibentuk menyerupai kepala harimau sebagai simbol identitas dan perlindungan wilayah Sunda.
Banyak pengunjung datang bukan hanya untuk wisata, tetapi ada yang mengaku tertarik karena mendapatkan petunjuk dalam mimpi. Ada kepercayaan bahwa energi di dalam gua terasa kuat dan sering dikunjungi untuk doa atau pembersihan diri.
Tiga Goa Utama
Dari total sekitar 12–20 gua yang ada, hanya tiga yang dibuka untuk umum:
Goa Simenteng: Panjang ±400 meter, gua basah dengan aliran air, banyak ornamen stalaktit dan stalagmit.
Goa Simasigit: Panjang ±40 meter, gua kering dan mudah dijelajahi, cocok untuk wisata keluarga.
Goa Sipahang: Panjang ±700 meter, jalur terpanjang dan menantang, sering tertutup saat musim hujan karena aliran air naik.
Fakta Tambahan
Tiket masuk sekitar Rp3.000 – Rp10.000 tergantung hari kunjungan.
Bisa diakses menggunakan KRL hingga Stasiun Parungpanjang lalu dilanjutkan Damri ke arah Jasinga.
Editor
(Raden Oji M,.C. BJ)



Posting Komentar