Betapa indah Sekali Dulu itu Keindahannya Terasa Sampai ke Hati

 Tangerang - Jejak Kabar- web-id

 




Waktu musim kemarau, langit bersih tak berawan, lalu bulan purnama terbit besar dan terang banget. 


Karena belum ada listrik, tak ada lampu jalan yang silau—jadi cahaya bulanlah yang jadi pelita seluruh kampung. 


Semuanya jadi terang benderang, hampir seperti siang hari tapi lembut dan sejuk sekali udaranya.

 

Kita berlari-larian di halaman atau jalan tanah, main kejar-kejaran, engklek, kelereng, atau cuma duduk-duduk ngobrol sambil lihat bintang. 


Tak ada HP, tak ada layar menyala, tapi rasanya dunia ini utuh, damai, dan penuh kegembiraan yang sederhana sekali.

 

Suara jangkrik, angin menyisir daun, cahaya perak bulan menyebar ke mana-mana... itu kenangan yang takkan terganti, ya? 


Rasanya waktu berjalan lebih santai, dan hal-hal kecil saja sudah jadi kebahagiaan besar.

 

EDITOR : Raden Oji M,. C. BJ

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama