Kab. Tangerang || Jejakkabar.web.id -Asal
Dahulu wilayah ini berupa hamparan rawa luas yang beraliran sungai, di mana banyak ditemukan buaya hidup di sana, sehingga masyarakat setempat menamai daerah tersebut sesuai karakteristik alamnya.
Sejarah Pembentukan
Awalnya wilayah ini merupakan bagian dari wilayah kekuasaan Kesultanan Banten, dihuni oleh masyarakat petani dan nelayan yang memanfaatkan lahan rawa untuk pertanian dan perikanan.
Secara administratif, Desa Ranca Buaya dulunya masuk wilayah Kecamatan Tigaraksa.
Baru pada tanggal 29 November 2000, berdasar Peraturan Daerah Kabupaten Tangerang Nomor 10 Tahun 2000, Kecamatan Jambe dibentuk sebagai pemekaran, dan Desa Ranca Buaya menjadi salah satu dari 10 desa di dalamnya.
Catatan tertulis mengenai kehidupan tercatat sejak tahun 1932, saat desa ini sudah memiliki struktur kepemimpinan adat dan sistem pengelolaan lahan pertanian. Pada masa itu mata pencaharian utama adalah bertani padi, palawija dan beternak ikan air tawar.
Perkembangan
Desa ini terbagi menjadi 11 kampung, antara lain Kampung Dawangsa, Kampung Cibodas, Kampung Sukamaju, dan lainnya.
Sejak tahun 2017 mulai berkembang kawasan permukiman, namun masih mempertahankan karakter pedesaan dengan potensi ekowisata dan pertanian.
Editor
(Raden Oji M,. C. BJ)

Posting Komentar